1. Cukup bukan tergantung kondisi. Cukup adalah sebuah keputusan. Sebuah kata yang harus diletakkan dalam kalimat aktif. Kalau perlu dijadikan juga imperatif. Berupa keputusan pribadi subjek. Dan bila ini terjadi, terbebaslah kita dari hukum peningkatan yang tidak pernah berakhir, yang tidak ada habks-habisnya. Yang otomatis pula terbebaskan dari keserakahan.
Secangkir Coklat Panas